Selasa, 07 April 2015

Bachtiar Nasir di Banda Aceh: “Ujian untuk Belajar, Bukan Belajar untuk Ujian”





Ulama muda Indonesia, Ustad Bachtiar Nasir mengatakan Ujian Nasional itu kecil dan tidak ada apapnya jika dibandingkan dengan ujian sesungguhnya di akhirat kelak, yakni ketika semua manusia dikumpulkan di padang mahsyar menghadap Allah.



“Semua catatan amal dan maksiat kita dari yang terkecil hingga yang terbesar tidak ada yang luput. Itulah hari penghisaban,” begitu kata Ustaz Bachtiar Nasir saat mengawali pidatonya di hadapan para siswa saat berbicara dalam acara “Melalui Pemberian Motivasi Menghadapi UN Kita Wujudkan Generasi Kota Banda Aceh menjadi Generasi Emas, Islami, Berakhlak Mulia dan Siap Menghadapi Era Globalisasi”



“Kalau ingin lulus ujian secara lahir dan batin serta bermanfaat ilmunya, sebelumnya kita harus memohon ampun kepada Allah SWT atas semua dosa-dosa yang pernah kita lakukan,” katanya.



“Selanjutnya meminta maaf atas kesalahan kita kepada kedua orangtua yang telah membesarkan kita dari kecil dengan penuh kasih sayang. Kemudian jangan lupa meminta maaf atas kesalahan yang kita lakukan kepada guru-guru kita yang telah mendidik kita dengan penuh kesabaran,” katanya lagi.



Tips paling penting dalam menghadapi ujian menurut Ustaz Bachtiar adalah merubah mindset yang dipakai kebanyakan pelajar selama ini. “Ujian itu untuk belajar, bukan belajar untuk ujian. Tanamkan niat itu mulai dari sekarang,” pesannya.



Hal lainnya, sambungnya, jangan pernah berpikir untuk berbuat curang seperti mencontek atau mencari kunci jawaban UN. “Itu adalah cara-cara seorang pecundang. Ketika akan memulai ujian, duduk dengan tenang dan sebelum menjawab soal baca ayat-ayat Al-Quran yang jalian hapal. Insyaallah akan Allah mudahkan.”



Kemudian Ustaz Bachtiar menyampaikan sejumlah kiat agara para siswa siap menghadapi UN. Pertama fokuskan otak/pikiran dan perasaan hanya untuk ilmu. “Gadget untuk sementara kurangi dulu, jadikan sebagai selingan saja.”



“Bagi yang berpacaran, ingat setan biasaya akan membuat kalian bertengkar menjelang ujian hingga konsentrasi menjadi buyar. Maka beruntunglah bagi yang tidak punya pacar dan berhasil move on,” ucap Ustaz Bachtiar yang disambut tawa hadirin.



Kiat kedua dan ketiga, katanya, adalah bersungguh-sungguh dalam belajar dan berani mengeluarkan modal/biaya untuk ilmu. “Untuk membeli buku pelajaran misalnya. Sekarang dari gadget masing-masing, kalian bisa men-download materi-materi pelajaran dengan mudah,” sebutnya.



“Dan yang keempat yang tak kalah penting adalah selalu menjaga kesehatan agar tetap fresh saat menghadapi ujian. Olahraga, makan makanan bergizi, jangan begadang dan jangan merokok,” pesan Ustaz Bachtiar.



Kelima, lanjutnya, bertanya kepada guru terkait hal-hal yang belum dipahami. “Kalian harus punya nomor HP, BBM hingga Whatsapp guru kalau perlu untuk berdiskusi soal pelajaran. Sesekali kalau ada rezeki lebih tak ada salahnya untuk mengisi pulsa guru agar guru pun lancar membalas SMS atau BBM kalian,” sebutnya yang kembali disambut tawa para siswa.



“Kalau kalian ingin menjadi orang sukses, jangan menjaga jarak dengan guru. Dan kiat yang terakhir adalah kita harus mau belajar sepanjang masa. Manfaatkan segala teknologi yang ada untuk hal-hal yang positif terutama untuk menambah ilmu dan wawasan kita,” tutup Ustaz Bachtiar Nasir. (Jun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar