Rabu, 08 April 2015

ISIS Larang Pemuda Pakai Celana Jeans Ketat dan Merokok





ISIS memberlakukan peraturan baru bagi warga yang berdiam di ibu kota mereka, Raqqa, Suriah. Para pemuda dilarang mengenakan jin ketat dan merokok.



Seperti dilansir Al Arabiya, jika para pemuda melanggar aturan baru tersebut, mereka harus mendekam di balik jeruji besi selama sepuluh hari. Selama di bui, mereka akan mendapatkan kursus islam dan dibina selama dipenjara.



"ISIS menguatkan hukuman dan menggunakan prinsip intimidasi untuk berhubungan dengan publik yang menyebabkan banyak orang kabur," ujar salah satu penduduk Raqqa yang menuturkan ceritanya kepada kelompok kampanya Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS).



Menurut warga tersebut, ini merupakan cara baru ISIS untuk membungkam 'kebebasan berekspresi'.



"Kebebasan berekspresi telah menjadi kejahatan. Anda tidak dapat melawan keputusan yang sudah dibuat oleh kelompok ini, atau kalian akan ditahan atas tuduhan melanggar hukum Tuhan seperti yang diklaim mereka," katanya.



Sebelumnya, Jutaan bungkus rokok telah dilenyapkan di daerah-daerah yang dikuasai ISIS di Irak dan Suriah. Orang-orang yang melanggar telah dijatuhi hukuman minimal 40 cambukan dan maksimal dipenjara dalam waktu yang lama.



Kelompok jihad ini memang dikenal sangat keras dalam menerapkan hukum diwilayah kontrol mereka, Semua warga pria maupun wanita yang dianggap tidak sesuai dengan moral Islam akan dihukum.



ISIS pernah menghukum kaum homoseksual di Irak dan Suriah, terutama di wilayah yang dikuasai kelompok militan ini. Dalam berbagai foto yang diunggah ISIS, warga yang diduga gay dieksekusi dengan cara dilempar dari atas gedung dan dirajam jika masih hidup.



Akhir November lalu, lembaga Syrian Observatory for Human Rights menyatakan ISIS telah merajam hingga tewas dua pria terduga gay yang berasal dari Suriah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar