Rabu, 08 April 2015

VIDEO: Begini Nasib Mobil Usai Dipakai Syuting Furious 7





Anda sebagai penggemar otomotif tentu sudah tidak asing dengan film Fast and Furious. Betapa tidak, Film action ini acapkali menampilkan aksi-aksi menegangkan dengan mobil-mobil wah.



Untuk menghasilkan adegan yang memukau tersebut, James Wan selaku sutradara Fast and Furious 7 berani mendatangkan sejumlah besar mobil keren. Tak tanggung-tanggung, untuk memproduksi sekuel terbaru itu pihaknya membutuhkan 230 unit mobil.



Untuk menyuguhkan aksi seru ke jutaan pasang mata penggemar, mobil-mobil itu pun terpaksa jadi tumbal. Tak sedikit dari mereka yang ringsek dan jadi sampah pasca produksi.



Melansir laman Autoevolution, Rabu (8/4/2015), diperkirakan, hanya ada sekira 20-30 mobil yang masih dapat diperbaiki dari ratusan mobil yang digunakan selama syuting Fast and Furious 7.



Berakhir di penampungan



Adapun, mobil-mobil yang dapat diperbaiki di antaranya yaitu Mercedes Benz, Ford Crown Victoria, dan Mitsubishi Pajero. Sementara itu, nasib mobil-mobil yang sulit diperbaiki akan berakhir di pusat rongsokan mobil Bonnie’s Car Crushers, Colorado.



Mobil-mobil yang telah hancur ini memang sengaja dibawa ke pusat rongsokan agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk diperbaiki. Dikhawatirkan, mobil-mobil tersebut akan menyebabkan cidera penggunanya saat dipergunakan karena proses perbaikan yang tidak memenuhi standar.



Tak hanya Fast and Furious 7, film-film box office lainnya yang melibatkan mobil-mobil keren seperti Mission Impossible 5 ataupun James Bond: Spectre pun menggunakan cara yang serupa terhadap mobil yang hancur setelah pengambilan gambar. Baik BMW M3 maupun Aston Martin DB10 nantinya akan berakhir pada pusat rongsokan di Eropa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar