Senin, 06 April 2015

2050, Indonesia Tak Lagi Jadi Negara Muslim Terbesar





Populasi Muslim dan Kristen diprediksi akan sama pada 2050, karena Islam akan menjadi agama yang berkembang cepat dalam empat dekade ke depan, demikian kesimpulan penelitian Pew Research Center.


Riset juga menyebutkan populasi Muslim terbesar di dunia bukan lagi terdapat di Indonesia, tapi di India.


Associated Press memberitakan, mengutip Pew Research, prediksi ini berdasarkan data yang diambil dari seluruh dunia, dengan memperhitungkan tingkat kesuburan, tren pertumbuhan penduduk muda, dan statistik konversi dunia.


"Kristen akan tetap menjadi agama terbesar di dunia, tapi Islam menjadi agama yang tubuh lebih cepat dibanding agama besar lainnya," demikian laporan itu.


Pada tahun 2050, demikian Pew Research, Muslim akan berjumlah 2,76 miliar. Umat Kristen diperkirakan mencapai 2,92 miliar. Keduanya adalah 29,7 dan 31,4 persen populasi dunia.


Tahun 2010, masih menurut riset itu, Muslim di muka bumi ini berjumlah 1,6 miliar. Sedangkan Krisen 2,17 miliar.


Hindu akan menjadi agama terbesar ketiga dengan 14,9 persen dari total populasi dunia. Berikutnya adalah agnostik, yan diperkirakan berjumlah 13,2 persen.


Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi tempat paling populer bagi umat Islam, dengan populasi usia muda dan kesuburan yang tinggi.


Studi ini juga memperkirakan India akan menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kendati tidak akan melampaui penganut Hindu. Yang pasti, populasi Muslim India akan jauh melebihi penganut Islam di Indonesia.


Di Eropa, demikain Pew Research Center, Muslim akan mencapai 10 persen dari total populasi, yaitu 700 juta. Jika trend konversi terus berlanjut, Islam akan menjadi agama paling populer di dunia setelah tahun 2070.


Berbagai kejadian; penemuan ilmiah, konflik bersenjata, gerakan sosial, gejolak politik, bencana alam, dan perubahan sosial ekonomi, hanya menggeser tren demografis dengan cara tak terduga.


Jika perkiraan ini benar, Perang Melawan Teror yang dilancarkan AS dan dunia sama sekali tidak berpengaruh terhadap perubahan demografi dunia. Islam justru makin populer.


Laporan ini juga menyebutkan jumlah agnostik dan atheis menurun, meski di AS dan Prancis memperlihatkan kecenderungan meningkat.


Buddha menjadi satu-satunya agama yang diperkirakan tidak akan meningkatkan jumlah pengikut, karena populasi tua dan tingkat kesuburan yang stabil di Cina, Jepang, dan Thailand.


Di Eropa, populasi Kristen diperkirakan menurun dari 553 juta menjadi 454 juta. Di AS, umat Kristen juga akan merosot sampai tiga perempat dari jumlah saat ini.


Populasi Muslim di AS diperkirakan akan melampaui Judaisme, dan menjadi agama non-Kristen paling populer.


Penulis riset mengatakan mereka mengumpulkan data konversi dari 70 negara, tapi tidak termasuk India dan Tiongkok. Mereka juga mengumpulkan data dari lebih 2.500 sensus, survei, dan register penduduk dari 175 negara di dunia.


Mereka mengukur distribusi geografis agama-agama besar di dunia, perbedaan usia, tingkat fertilitas dan mortalitas pemeluknya, migrasi internasional, dan pola konversi.


AFP | INLAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar