
SARA Omar, nenek Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, melakukan ibadah umrah. Ia tiba di Mekkad dengan anaknya Saeed Obama, paman dari Obama dan cucunya, Mousa, Kamis (23/4/2015). Demikian dilansir oleh Arab News.
Dalam kesempatan itu Sara mengatakan bahwa peran Rasulullah Muhammad SAW sangat penting dalam mencerminkan ajaran Islam moderat. Sara juga menyerukan toleransi dan menolak kekerasan. Sara meminta kepada pemerintah Saudi untuk memperluas dua masjid suci.
Sara menekankan umat Muslim dunia untuk meniru perilaku Nabi Muhammad dalam menjalankan ajaran Islam yang moderat, toleransi dan menolak kekerasan.
Sara datang ke Makkah dengan putranya, Saeed Obama (paman dari Presiden Obama) dan cucunya, Mousa Obama, untuk menjalankan ibadah umrah.
Sara memuji upaya Pemerintah Saudi untuk memperluas dua masjid suci. Sara dan anggota keluarganya mengunjungi pameran terkait Nabi, yang terletak di Distrik Naseem, yang ditempuh dua jam dari Makkah.
“Saya sangat senang untuk mengunjungi pameran ini, yang merupakan contoh yang baik untuk penyebaran Islam dengan cara modern, yangdidukung oleh dokumen ilmiah dan otentik,” kata Sara, seperti dilansir Arab News, Kamis (23/4/2015).
Mendiang ayah Presiden Obama, yang juga bernama Hussein Obama, berasal dari sebuah desa kecil di dekat tepian Danau Victoria, Kenya. Dia bertemu ibu kandung Obama, Ann Dunham, seorang wanita kulit putih warga Amerika, di Hawaii di mana keduanya memiliki seorang putra sebelum akhirnya bercerai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar