Tampilkan postingan dengan label Today History. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Today History. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2015

Sejarah hari ini 3 Mei 1999: Tragedi Berdarah Simpang KKA







Pola kejadian  : Pembantaian sipil.

Hari/Tanggal   : Senin (3 Mei 1999)

Pukul               : 12.30 WIB

Tempat            : Simpang KKA Krueng Geukueh, Kec. Dewantara, Aceh Utara

Pelaku             : Aparat dari satuan Den Rudal 001 dan Yonif 113 Aceh Utara.

Saksi mata      : Masyarakat Simpang KKA Dewantara Aceh Utara

Kronologis      : Kronologi Tragedi Berdarah Simpang KKA




***



Memperingati 16 tahun Pembantaian Massal di Simpang KKA, Aceh Utara



Tanggal 3 Mei punya banyak makna bagi warga Aceh Utara, dan juga bagi masyarakat Aceh pada umumnya. Tanggal tersebut selain bermakna resistensi atau perlawanan rakyat melawan negara, juga sebuah kenangan buruk, betapa negara begitu semena-mena terhadap rakyatnya.


Karenanya, saban tahun —meski tak rutin karena kondisi Aceh tak selalu kondusif untuk mengenang tragedi— warga Aceh Utara khususnya para korban tragedi Simpang KKA memperingatinya.


Sekedar merawat ingatan, Senin, 3 Mei 1999 atau 15 tahun silam, banyak darah berceceran di sekitar simpang PT KKA. Jeritan dan tangisan para korban memecah telinga siapa saja yang pernah mendengar.


Saat itu, harga peluru tentara begitu murahnya, karena bisa dihambur-hamburkan dengan sangat mudah. Setelah itu, puluhan mayat dan ratusan korban tergelatak, ada yang sudah kaku, banyak juga yang masih bernyawa sambil merintih, yang lainnya berlarian, mencari tempat yang bisa dijadikan tempat berlindung.


***


Sekilas Kronologi




Pukul 12.30 WIB, Suara gemuruh dan teriakan manusia memenuhi Simpang KKA. Ribuan orang berlarian menghindari serangan dari TNI.  Dua wartawan RCTI (Umar HN dan Said Kaban) yang kebetulan sudah berada di tempat itu sempat merekam moment-moment penting yang terjadi baik dengan foto atau video.


Dapat dikatakan, hasil rekamannya itu menjadi salah-satu bukti yang paling akurat dan tidak mungkin dapat dipungkiri tentang bagaimana peristiwa yang sebenarnya. Tembakan yang dilakukan tanpa peringatan terlebih dahulu dan dengan posisi siap tempur. Tentara yang dibagian depan jongkok dan yang berada pada barisan belakang berdiri. 




Selain itu, tentara yang berada di atas truk juga terus melakukan tembakan sambil melakukan gerakan-gerakan tempur. Saat itu penduduk yang tidak lagi sempat lari melakukan tiarap tapi terus diberondong.



Selain melakukan tembakan kearah masa, TNI juga mengarahkan tembakan ke rumah-rumah penduduk, sehingga banyak warga yang sedang di dalam rumah juga menjadi korban. Bahkan mereka mengejar dan memasuki rumah-rumah penduduk dan melakukan pembantaian di sana.




Banyak penduduk yang sudah tertembak dan tidak bisa lari lagi masih terus diberondong oleh tentara dari belakang. Mereka melakukan pembantaian seperti sebuah pesta. 


Dalam aksi pembantaian tersebut, 45 jiwa Tewas di tempat, 156 lainnya Luka-luka kebanyakan karena luka tembak, dan 10 diantaranya Hilang sampai saat ini tidak tahu keberadaannya.


Artikel Lengkap : Kronologi Tragedi Berdarah Simpang KKA








Jumat, 01 Mei 2015

2 Mei 2012: Lukisan Jelek 'The Scream' Laku Rp 1,5 Triliun





Lukisan itu sama sekali tak indah. Cakrawala merah darah dan dataran yang biru. Sosok manusia yang digambarkan di sana, di tengah jembatan, sedang menempelkan kedua tangan di pipi. Wajahnya mengekspresikan kekhawatiran. Kengerian.



Sejumlah orang mencibir, 'The Scream' itu mirip gambar anak TK atau SD. Namun, fakta berkata lain. Pada 2 Mei 2012, lukisan pastel karya pelukis ekspresionis Norwegia, Edvard Munch itu laku terjual seharga US$120 juta atau jika dirupiahkan saat ini nilainya mencapai Rp 1,5 triliun di rumah lelang Sotheby's, New York. Luar biasa!



Lukisan yang diperkirakan dibuat tahun 1893 itu dianggap oleh banyak orang sebagai karya Edvard Munch yang paling penting. Ada yang menginterpretasikan, ia melambangkan manusia modern yang tercekam oleh serangan angst -- kecemasan eksistensial.



Lukisan berharga selangit tersebut judul aslinya adalah Der Schrei der Natur: Jeritan alam.



"Saya sedang berjalan di sebuah jalan kecil dengan dua orang teman -- matahari sedang tenggelam --mendadak langit berubah menjadi merah darah. Saya berhenti, merasa lelah, dan bersandar di pagar, di atas fjord dan kota yang biru kehitaman, tampak darah dan lidah-lidah api," demikian puisi yang ditulis Much di bingkai karyanya itu, mendeskripsikan arti lukisannya.



"Teman-teman berjalan terus, dan saya berdiri di sana, gemetar, dan diliputi rasa cemas. Dan saya merasakan jeritan yang tidak henti-hentinya melintas di alam raya."



Mengapa langit di lukisan itu merah darah? Seperti dikutip dari CNN, para astronom punya prediksi kuat soal itu.



Donald Olson, fisikawan astronomi dari Texas State University menyebutkan, hal tersebut diduga kuat berkaitan dengan fenomena alam sebelumnya, letusan dahsyat Gunung Krakatau di Indonesia pada 1883 -- yang memuntahkan material vulkanik ke angkasa.



"Yang membuat senja terlihat merah di Eropa dari November 1883 hingga Februari 1884," kata dia.



Sang ilmuwan juga melakukan napak tilas ke titik yang digambarkan sang maestro dalam lukisannya. Untuk mengetahui sudut pandang Much saat melukis 'The Scream'.



"Dengan itu kami mengetahui bahwa Munch sedang menatap ke barat daya -- persis ke arah di mana senja terlihat merah akibat letusan Krakatau pada musim dingin 1883-1884," kata dia. Saat melukis, pikirannya mungkin melayang ke masa itu.



Bisa jadi, lukisan yang suram juga menggambarkan kehidupan pelukisnya di masa sebelumnya. Edvard Munch kehilangan ibunya pada 1868, lalu saudara perempuannya pada 1877.



Selain 'The Scream' yang berharga selangit, tanggal 2 Mei diingat sebagai momentum kejadian bersejarah. Pada 1952, jet pertama di dunia De Havilland Comet, melakukan penerbangan perdana dari London ke Johannesburg.



Sementara, pada 1986, seluruh warga Chernobyl dievakuasi, 6 hari pascaluruhnya reaktor nuklir yang ada di sana.



Lip6

Kamis, 30 April 2015

40 tahun Menang Perang, Vietnam Hujat AS dengan Sumpah-Serapah






Perang Vietnam berlangsung selama 10 tahun dan sangat brutal. Perang ini mengakibatkan tewasnya 58.220 tentara AS dan lebih dari satu juta warga Vietnam.




Vietnam merayakan 40 Tahun Kemenangan Besar Musim Semi, dengan pesta, pidato, hujatan kepada AS, dan cerita-cerita kepahlawanan prajurit di medan tempur.





PM Vietnam Nguyen Tan Dung mengecam kebiadaban AS selama intervensi militer antar 1960-an sampai 1970-an. "AS melakukan kejahatan paling biadab dalam sejarah, dan tak terhitung jumlahnya, di Vietnam," ujar Nguyen Tan Dung di Ho Chi Minh City, Kamis (30/4).





"Kemenangan Vietnam 30 April 1975 adalah halaman megah dalam sejarah melindungi negara," ujar perdana menteri. "Kami menyelesaikan misi mulia dengan membebaskan Vietnam Selatan dan menyatukan kembali Vietnam, yang membuat negeri ini tidak hanya merdeka tapi bersatu."





Tanggal 30 April diperingati sebagai kemenangan Vietnam atas AS dengan masuknya pasukan Vietnam Utara ke Saigon, kota yang kemudian berganti nama menjadi Ho Chi Minh City. Saigon saat itu adalah ibu kota Vietnam Selatan.





Serdadu AS terakhir meninggalkan Saigon dari atap Kedubes AS. Mereka dijemput helikopter untuk dibawa ke kapal induk yang menunggu di Teluk Tonkin.



Tak hanya itu, puluhan ribu warga Vietnam Selatan yang terkait dengan rezim pemerintahan lama juga berkeinginan kabur dari kota itu. Evakuasi warga ini kemudian memicu digelarnya operasi Frequent Wind, yaitu operasi evakuasi dengan menggunakan helikopter dalam jumlah terbesar dalam sejarah.





Prajurit Vietnam mengambil alih istana presiden dan mengibarkan bendera. Sebagian rakyat kota menyambut gegap gempira, lainnya lintang-pukang karena takut dibunuh. Kisah Manusia Perahu, penduduk Vietnam yang lari dengan perahu ke banyak negara, dimulai.





Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah mana yang benar; Perang Vietnam atau Perang Amerika.





Kebanyakan orang di muka bumi ini terlanjur menyebut Perang Vietnam. Dua kata ini tertanam di kepala setiap orang, berkat peran masif media Barat. Namun orang Vietnam mencatatnya sebagai Perang Amerika.





Almarhum Vo Nguyen Giap, jenderal yang memimpin perang itu, punya alasan khusus. Dalam dialog dengan Robert McNamara, tak lama setelah AS dan Vietnam menormalisasi hubungan, Jenderal Giap mengatakan AS yang memulai perang itu dengan menciptakan insiden Teluk Tonkin.





"Insiden Teluk Tonkin diciptakan tentara AS, bukan Vietnam," ujar Jenderal Giap. "Setelah itu AS mengirim pasukan ke Vietnam."





McNamara tertegun. Ia masih belum lupa bagaiamana insiden Teluk Tonkin digunakan Kongres AS untuk mendesak pemerintah mengirim pasukan, dan perang tidak lagi antara serdadu Vietnam Selatan dan Utara, tapi antara Vietnam dan AS.








Sebutan Perang Amerika sebutan itu diabadikan di buku-buku sejarah Vietnam, untuk membedakan Perang Kemerdekaan melawan Prancis.





Perang di Vietnam, mungkin lebih tepat disebut begitu, mempertemukan dua negara dengan kekuatan persenjataan luar biasa dan serdadu disiplin tinggi.





AS menggunakan semua senjata terbaru, termasuk bom napalm. Noam Chomsky, dalam Chomsky Reader, menulis jumlah bom yang dijatuhkan AS di Vietnam dua kali lebih banyak dari jumlah bom yang digunakan pada Perang Dunia II.





AS mengguyur hampir seluruh desa Vietnam dengan 75 juta liter dioxin, bahan kimia yang dikenal dengan sebutan agen oranye. Ini merupakan bagian Operasi Ranch Hand.





Ngo Vinh Long, sejarawan Vietnam, menyebutnya senjata perontok daun. AS menggunakan bahan kimia ini untuk membuka hutan dari udara, agar bisa membom serdadu Vietnam dengan tepat.





Inilah yang menyebabkan korban rakyat Vietnam mencapai dua juga lebih, sedangkan AS hanya kehilangan 58 ribu serdadu dan ribuan lainnya terluka atau gila.





Di pihak Vietnam, luka akibat senjata kimia masih tersisa sampai saat ini. Empat juta rakyat Vietnam terkontaminasi, dengan tiga juta menderita seumur hidup, dan anak-anak yang lahir cacat; bibir sumbing, cacat mental, hernia, dan kerusakan gen.





John Kerry, menlu AS saat ini dan prajurit AS di Vietnam, memberikan kesaksian di depan Senat tentang kejahatan serdadu Paman Sam Selama perang di Vietnam.





Ia adalah aksi bagaimana serdadu AS memperkosa wanita Vietnam secara massal, memotong kepala penduduk, memenggal alat kelamin, dan anggota tubuh lainnya.





AS tidak bisa melupakan luka kekalahan ini, kendati Hollywood berkali-kali memproduksi fiksi kemenangan Paman Sam.





Inilah

Sejarah Hari Ini: 30 April 1789 George Washington disumpah Jadi Presiden AS Pertama





30 April 1789 adalah saat ketika Washington disumpah sebagai AS presiden pertama


George Washington adalah Presiden Amerika Serikat (1789–1797) yang pertama. Komandan Angkatan Darat Kontinental selama Perang Revolusi Amerika, dan salah satu Bapak Pendiri Amerika Serika. Dia memimpin konvensi yang merancang Konstitusi Amerika Serikat.


Ayah George Washington meninggal dunia pada usianya menginjak 11. George Washington mula mula bekerja sebagai mantri ukur, ia lalu masuk tentara pada usia 21 tahun, dan diangkat menjadi Letnan Kolonel saat mengikuti wajib militer oleh Gubernur negara bagian Virginia. Menikah tahun 1759 dengan Martha Dandridge Custis Washington, George Washington mengurus perkebunannya yang luas di Virginia dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Virginia, hingga Revolusi Amerika pecah. George Washington merupakan anggota perkumpulan rahasia Freemasonry.


Ketika berumur 33 tahun, ia memilih untuk memihak rakyat negara bagian Virginia yang memberontak melawan orang-orang Inggris yang mengeluarkan undang - undang yang tidak adil menurut perdapat rakyat Virginia. Ia pun bertugas memimpin tentara Virginia. Pada tahun 1775 ia diangkat menjadi Panglima Tertinggi oleh Kongres Kontinental, yaitu Kongres ke-13 daerah jajahan Kerajaan Inggris.


Pada tahun 1776 Revolusi Kemerdekaan Amerika pecah dan Kongres Kontinental mengeluarkan Deklarasi Kemerdekaan dan memisahkan diri dari Kerajaan Inggris. Kepemimpinan George Washington berkontribusi banyak dalam keberhasilan daerah-daerah jajahan di Amerika memperjuangkan kemerdekaannya. Pada tahun 1783 Inggris mengakui kemerdekaan Amerika Serikat, George Washington keluar dari tentara. Empat tahun kemudian pada 1787 ia menjadi Ketua Konvensi Konstitusional.


Pada tahun 1789 setelah Konstitusi disahkan, ia dipilih dengan suara bulat menjadi Presiden Amerika yang pertama. Ia menjalankan dua masa jabatan dari tahun 1789 hingga tahun 1797, didampingi oleh John Adams sebagai wakil presiden. Dalam pidato perpisahannya pada tahun 1797, ia menyerukan kepada rakyat Amerika Serikat agar meninggalkan rasa kepartaian dan rasa kedaerahan yang berlebih-lebihan.


George Washington meninggal dunia di rumah sekitar pukul 10 malam pada hari Sabtu 14 Desember 1799, saat berusia 67 tahun. Dalam jurnalnya, Lear mencatat kata-kata terakhir Washington sebagai "'Tis baik."


Di seluruh dunia, laki-laki dan perempuan sedih dengan kematian Washington. Konsul Pertama Republik Perancis, Napoleon Bonaparte (1769-1821), memerintahkan 10 hari berkabung di seluruh Perancis; di Amerika Serikat, ribuan mengenakan pakaian berkabung selama berbulan-bulan.


Pada tanggal 18 Desember 1799, pemakaman diadakan di Mount Vernon, dan di sanalah tubuhnya dikebumikan. Setelah tiga tahun meletakkan jabatannya sebagai presiden. George Washington tidak memiliki keturunan, hanya seorang anak angkat.


Peristiwa



1492 – Spanyol memberi izin berlayar pada Christopher Columbus.

1786 – William Herschel menemukan galaksi NGC 5566.

1789 – George Washington mulai menjabat sebagai presiden pertama Amerika Serikat.

1803 – Amerika Serikat membeli Louisiana seharga $15 juta dari Perancis.

1838 – Nikaragua memproklamirkan kemerdekaannya dari Federasi Amerika Tengah.

1900 – Hawaii menjadi teritori Amerika Serikat.

1927 – Mary Pickford menjadi selebriti pertama yang membuat cetak telapak kaki di Grauman's Chinese Theater, Hollywood.

1937 – Perempuan di Filipina memperoleh hak untuk memilih.

1938 – Tokoh kartun terkenal Bugs Bunny untuk pertama kalinya muncul dalam film Porky's Hare Hunt.

1938 – Untuk pertama kalinya, Final Piala FA antara Huddersfield Town dan Preston North End disiarkan melalui televisi.

1939 – Stasiun televisi NBC mulai mengudara di New York City, AS.

1945 – Perang Dunia II: Adolf Hitler dan Eva Braun bunuh diri setelah menikah 1 hari sebelumnya. Pasukan Soviet mengibarkan bendera kemenangan di Gedung Reichstag.

1948 – Organisasi Negara-Negara Amerika didirikan di Bogotá, Colombia.

1966 – Gereja Setan didirikan di San Francisco, California.

1975 – Perang Vietnam:

Kota Saigon di Vietnam Selatan ditaklukkan kaum Viet Cong.

Perang Vietnam secara resmi berakhir dengan penyerahan tanpa syarat Presiden Vietnam Selatan Duong Van Minh.

1980 – Ratu Belanda, Juliana, menyerahkan tahta kerajaan kepada puterinya, Beatrix.

1993 – CERN mengumumkan bahwa protokol World Wide Web menjadi protokol bebas.

1995 – Presiden Amerika Serikat Bill Clinton menjadi presiden AS pertama yang berkunjung ke Irlandia Utara.

1999 – Kamboja menjadi anggota ASEAN ke-10.

2009 – Tujuh orang tewas dan 17 lainnya cedera saat perayaan Hari Ratu di Apeldoorn, Belanda, dalam upaya percobaan pembunuhan terhadap Ratu Beatrix.

2013 – Ratu Belanda, Beatrix, menyerahkan tahta kerajaan kepada puteranya, Raja Willem-Alexander.

Sabtu, 25 April 2015

Sejarah Hari Ini 25 April 1859 : Terusan Suez Mulai Dibangun





Hari ini, 25 April 1859 Terusan Suez mulai dibangun. Terusan ini berada di sebelah barat Semenanjung Sinai. Terusan yang memisahkan benua Asia dan Afrika ini panjangnya 163 km terletak di Mesir dan menghubungkan Pelabuhan Said di Laut Tengah dengan Suez di Laut Merah.



Pengerjaan Terusan Suez dilakukan dalam waktu 11 tahun dan selesai pada 1870. Dibangun atas prakarsa insinyur Perancis yang bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps.



Terusan ini mengizinkan transportasi air dari Eropa ke Asia tanpa mengelilingi Afrika. Sebelum adanya kanal ini, beberapa transportasi dilakukan dengan cara mengosongkan kapal dan membawa barang-barangnya lewat darat antara Laut Tengah dan Laut Merah. Terusan ini terdiri dari dua bagian, utara dan selatan Danau Great Bitter, menghubungkan Laut Tengah ke Teluk Suez



Dalam era Perang Dunia I Terusan Suez yang saat itu berada di bawah kekuasan Inggris, diserang oleh pasukan Jerman dan Turki Ottoman. Posisi Suez yang sangat strategis, yaitu menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah, menjadikan terusan ini objek rebutan antara pasukan Sekutu dan Axis.



25 April 1981: Penyanderaan di Kedubes AS



Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter akhirnya membatalkan operasi penyelamatan sandera di Kedubes Amerika Serikat di Teheran pada 25 April 1980. Operasi militer itu diberi nama "Operasi Cahaya Biru."



Penyanderaan itu buntut dari demonstrasi mahasiswa Iran pada 4 November 1979 yang menduduki Kedutaan Besar AS di Teheran dan menyandera 60 orang warga Amerika Serikat. Mereka menuntut Amerika Serikat memulangkan keluarga kerajaan yang mencari suaka di Negeri Abang Sam.



"Operasi Cahaya Biru" dibatalkan hanya sehari setelah operasi berjalan. Presiden Carter beralasan karena tentara Amerika Serikat mengalami kerugian besar meski operasi baru berjalan satu hari. Setidaknya sembilan tentara komando tewas, tujuh helikopter RH-53 rusak parah, dan satu pesawat Hercules C-130 terbakar.



Para sandera akhirnya dibebaskan pemerintah Iran pada 20 Januari 1981.



Peristiwa



* 1719 - Novel Robinson Crusoe karya Daniel Defoe diterbitkan.

* 1881 - Petisi dari 250.000 orang warga Jerman untuk menghadang kaum Yahudi asing memasuki

   wilayah Jerman.

* 1925 - Paul von Hindenburg terpilih menjadi presiden Jerman.

* 1945 - Pasukan udara sekutu mendarat di Surabaya, Jawa Timur.

* 1953 - Artikel Francis Crick dan James D. Watson yang mengusulkan struktur heliks ganda

   DNA diterbitkan.

* 1983 - Pioneer 10 terbang melewati orbit Pluto.

* 1993 - 300.000 gay, lesbian, transgender, biseksual dan aktivis pendukungnya melakukan

   pawai di Washington, DC menentang diskriminasi.

* 2006 - Girija Prasad Koirala mulai menjabat sebagai Perdana Menteri Nepal untuk keempat kalinya.



Meninggal



* 1744 - Anders Celsius, penggagas skala suhu derajat Celsius.

Rabu, 22 April 2015

Sejarah Hari Ini: 23 April 1984: Virus Penyebab AIDS, Ditemukan!






Pada tahun 1983, Jean Claude Chermann dan Françoise Barré-Sinoussi dari Perancis berhasil mengisolasi HIV untuk pertama kalinya dari seorang penderita sindrom limfadenopati. Pada awalnya, virus itu disebut ALV (lymphadenopathy-associated virus) Bersama dengan Luc Montagnier, mereka membuktikan bahwa virus tersebut merupakan penyebab AIDS. 






Pada awal tahun 1984, Robert Gallo dari Amerika Serikat juga meneliti tentang virus penyebab AIDS yang disebut HTLV-III Setelah diteliti lebih lanjut, terbukti bahwa ALV dan HTLV-III merupakan virus yang sama dan pada tahun 1986, istilah yang digunakan untuk menyebut virus tersebut adalah HIV, atau lebih spesifik lagi disebut HIV-1. 





Tidak lama setelah HIV-1 ditemukan, suatu subtipe baru ditemukan di Portugal dari pasien yang berasal dari Afrika Barat dan kemudian disebut HIV-2. Melalui kloning dan analisis sekuens (susunan genetik), HIV-2 memiliki perbedaan sebesar 55% dari HIV-1 dan secara antigenik berbeda. Perbedaan terbesar lainnya antara kedua strain (galur) virus tersebut terletak pada glikoprotein selubung. Penelitian lanjutan memperkirakan bahwa HIV-2 berasal dari SIV (retrovirus yang menginfeksi primata) karena adanya kemiripan sekuens dan reaksi silang antara antibodi terhadap kedua jenis virus tersebut.





Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV; atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).





Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.





HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.





Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. 






Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak. Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.





Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).





Bekas Presiden Rusia Boris Yeltsin Meninggal









Yeltsin hari ini meninggal dunia dalam usia 76 tahun di Moskow. Juru bicara Kremlin, Alexander Smirnov, membenarkan kabar ini tapi tak menjelaskan penyebab kematian sang pemimpin.



Kantor berita Interfax mengutip sumber di kedokteran yang menyatakan bahwa Yeltsin meninggal karena gagal jantung. Yeltsin pernah melakukan sedikitnya lima kali operasi bypass jantung.



"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga dari orang yang pundaknya telah menanggung banyak beban demi kebaikan negeri ini dan kesalahan-kesalahan serius--sebuah nasib yang tragis," kata Mikhail Gorbachev, mantan Presiden Uni Soviet.



Yeltsin terkenal lewat perannya dalam mengarsiteki jatuhnya komunisme Uni Soviet dan mendorong Rusia menyerap demokrasi politik dan ekonomi pasar.