Tampilkan postingan dengan label Middle East. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Middle East. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2015

ISIS: “Foto Bayi Ini Momok bagi Kalian”





Militan Negara Islam kembali menyebar foto propaganda berupa foto bayi yang tidur ditemani granat dan pistol. Bayi dengan akta kelahiran Daulah Islam (ISIS) itu disebut akan menjadi momok bagi "Kalian".



Foto yang belum bisa diverifikasi keasliannya itu di-posting ulang oleh para aktivis anti-ISIS di Suriah. ”Anak ini akan risiko bagi Anda, tidak hanya untuk kami,” bunyi tulisan dalam foto bayi itu, seperti dilansir Daily Mail, Senin (27/4/2015).



Aktvis Anti-ISIS yang mem-posting ulang foto bayi di Twitter pada hari Minggu itu bernama Abu Ward Al-Raqqawi.



Dalam foto itu ditulis, bayi yang baru lahir dipanggil “Jrah”. Sedangkan ibunya diklaim bernama singkat “Om” dan nama singkat ayahnya “Abu”. Di sebelah bayi juga terdapat surat sejenis akta kelahiran ISIS.







Raqqawi berharap dengan mem-posting ulang foto tersebut akan mendapat perhatian terhadap ancaman internasional yang ditimbulkan oleh ISIS. Foto propaganda ini bukan yang pertama kali muncul.



Pada september lalu, ISIS juga merilis foto seorang bayi berbaring di bendera negara ISIS dan ditemani granat dan senjata api otomatis yang sangat besar.



Kemudian pada Agustus lalu, militan ISIS asal Australia yang dikenal sebagai Khaled Sharrouf juga mengunggah foto di Twitter, di mana anak tujuh tahun memegang kepala tentara Suriah yang dipenggal.



“Itu anak saya,” tulis militan ISIS asal Australia itu.

Kamis, 23 April 2015

`Jin Habibi Masuk Islam` Hebohkan Jagad Twitter





Seorang pria dari Kota Dammam, Arab Saudi yang mengaku ahli pengobatan rukyah membuat geger media sosial Twiter di negara tersebut.



Ahli rukyah yang tak disebutkan namanya itu mengatakan, berhasil mengislamkan satu jin melalui Twitter.



Menurut laporan Arab News, Kamis 23 April 2015, pria itu mengunggah percakapannya dengan jin di akun Twitter miliknya yang memiliki 16.000 pengikut.



Sesuai ajaran Islam, jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api. Sementara manusia diciptakan dari tanah dan malaikat dari cahaya.



Menurut akun sang ahli rukyah ini, jin mualaf itu berkata: "Saya jin Habibi. Saya mengumumkan masuk Islam melalui tangan syekh. Saya bersaksi bahwa hanya ada satu Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Syekh ini orang yang baik dan membantu saya menjadi Muslim."



Tak pelak, berita ini membuat heboh jagad Twitter di Saudi. Beberapa orang menuduh ahli rukyah itu mengarang percakapan dengan jin.



Bahkan salah satu akun mengatakan obrolan ahli rukyah dengan jin itu tak lebih hanyalah sebuah lelucon. Akun tersebut menambahkan ahli rukyah itu hanya ingin menunjukkan bahwa jin juga punya Twitter.



Beberapa ahli hukum Islam menyayangkan hal-hal semacam ini dikeluarkan oleh ahli rukyah. Pelaku profesi ini tidak menyadari bahwa mereka juga punya tanggung jawab kepada masyarakat.



Seorang ahli hukum Islam mengatakan bahwa ahli rukyah sering melakukan diagnosa salah terhadap kondisi seseorang. Sebab, banyak di antara mereka yang memiliki sedikit pengetahuan tentang penyakit dan latar belakang pasien.



Baru-baru ini Mufti Sheikh Abdul Aziz Al-Asheikh mengecam orang untuk menggunakan rukyah untuk mengeksploitasi orang dan mendapatkan uang.



Sheikh Abdul Aziz berencana untuk mendirikan sebuah komite untuk mengatur profesi ahli rukyah.



ARABNEWS | DREAM

Jumat, 17 April 2015

ISIS dan Irak Bentrok Hebat di Kilang Minyak Terbesar





Militan ISIS bentrok dengan pasukan keamanan di kompleks kilang Baiji yang merupakan kilang terbesar di Irak, pada Kamis (16/4) dalam upaya ISIS memperluas wilayah kekuasaannya di wilayah barat negara tersebut.


Pertempuran ini terjadi hanya beberapa hari setelah ISIS dilaporkan mulai kehilangan sekitar 25 hingga 30 persen wilayah kekuasaannya setelah dibombardir dari udara oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat dan tentara Irak. Bulan lalu, ISIS juga berhasil dipukul mundur dari Tikrit.


Kilang Baiji, yang terletak di provinsi Salahuddin diserang beberapa hari lalu oleh sejumlah anggota militan, yang merangsek masuk melalui lingkar luar kilang dan berhasil menguasai beberapa instalasi, termasuk titik distribusi dan tangki penyimpanan.


ISIS berhasil menguasai beberapa bagian dari Baiji. Meskipun demikian, infrastruktur terbesar di Baiji belum dikuasai ISIS.


Sebuah sumber dari komando operasi militer untuk provinsi Salahuddin mengungkapkan batalion militer Irak tiba di daerah tersebut untuk membantu mempertahankan kilang pada Kamis (16/4).


Petinggi militer AS, Jenderal Martin Dempsey, menyatakan bahwa kilang tersebut kini "tidak berada dalam bahaya". Namun, Dempsey mengungkapkan kekhawatirannya bahwa ISIS sudah menguasai lingkar luar kilang, dan kini mulai meningkatkan serangan ke dalam.


Dempsey menyatakan Baiji merupakan wilayah yang lebih strategis daripada Anbar, mengingat infrastruktur minyak Baiji saat ini sangat kritis, dan tidak menutup kemungkinan Ramadi mungkin akan segera jatuh ke tangan ISIS.


"Saya tidak ingin Ramadi dikuasai ISIS. Namun jika itu terjadi, kita tak akan berhenti dan akan berusaha merebutnya kembali," kata Dempsey, yang merupakan Kepala Staf Militer Gabungan AS, pada konferensi pers di Pentagon.


Sementara, simpatisan ISIS menyebarkan foto-foto kilang Baiji di media sosial pada Kamis (16/4) untuk menunjukkan kehadiran mereka di kilang tersebut dan menuliskan "tentara Negara Islam maju untuk membersihkan yang tersisa dari Baiji".


Hingga berita ini ditulis, Reuters tidak dapat memverfikasi keaslian foto tersebut.


Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menyatakan bahwa serangan ISIS di kelompok ekstrimis ISIS "sangat, sangat berbahaya". Serangan tersebut, menurut Abadi merupakan balasan atas kekalahan ISIS di Tikrit.


"Saya pikir waktu penyerangan ini (bertepatan dengan) kunjungan saya ke AS. Mereka ingin menunjukkan bahwa meskipun Irak menerima banyak dukungan, ISIS tetap eksis untuk menyerang," kata Abadi dalam pidatonya di lembaga think tank Pusat Studi Internasional dan Strategis di Washington.


Selama kunjungannya, Abadi menguraikan rencana untuk memprioritaskan pertempuran di Baiji maupun di Provinsi Anbar. Beberapa hari belakangan, ISIS berhasil menguasai tiga desa di ibu kota Anbar, Ramadi.


Pekan lalu, pemerintah Irak mengumumkan serangan baru untuk merebut kembali Anbar, dan berusaha mempertahankan Tikrit.


Dalam pidatonya di televisi, Gubernur Anbar, Sohaib al-Rawi mengatakan bahwa "semua pemuda Irak" dipersilakan untuk berpartisipasi dalam pembebasan seluruh wilayah Irak yang dikuasai ISIS. Langkah ini menunjukkan pemerintah tidak keberatan atas keterlibatan paramiliter Syiah.


Milisi Syiah telah memainkan peran utama dalam membantu menahan gempuran militan pada musim panas lalu. Meskipun demikian, beberapa suku di Anbar yang menganut Islam Sunni, menyatakan keberatan mereka akan kehadiran paramiliter Syiah di daerah tersebut.

Rabu, 15 April 2015

PBB Jatuhkan Embargo pada Houthi, Koalisi Arab Menang





Koalisi Teluk yang melakukan agresi militer terhadap pemberontak Houthi di Yaman memuji resolusi Dewan Keamanan PBB yang menjatuhkan embargo senjata terhadap Houthi. Koalisi Teluk mengklaim embargo senjata terhadap Houthi adalah kemenangan bagi pemerintah sah Yaman.



Sebanyak 14 negara anggota DK PBB mendukung resolusi itu. Sedangkan Rusia memilih abstain. Resolusi DK PBB itu dirancang oleh Yordania dan negara-negara Teluk lainnya.



Dengan dijatuhkannya embargo senjata itu, PBB resmi memerintahkan penghentian pengiriman senjata kepada pemberontak Houthi oleh kelompok atau negara mana pun.



Selain Houthi, embargo senjata itu juga berlaku bagi pemimpin Houthi, Abdul Malek Al-Houthi dan empat pemimpin Houthi lainnya, serta mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh dan putranya.



Juru bicara operasi militer Koalisi Teluk, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, menyerukan kepada kelompok Houthi untuk mematuhi resolusi DK PBB dengan menyerahkan senjata mereka. Asseri, seperti dikutip Arab News, Rabu (15/4/2015), mengatakan serangan udara terhadap Houthi dan sekutunya akan terus dilakukan oleh Koalisi Teluk.



Koalisi kini menargetkan serangannya terhadap kamp-kamp Houthi di Maarib. Di wilayah itu, Houthi dituduh menyembunyikan senjata mereka di sekolah-sekolah dan lembaga publik lain.



Asseri melanjutkan, pasukan koalisi telah memotong kekuatan pemberontak Houthi ketika mereka mencoba untuk menuju ke perbatasan Yaman di wilayah selatan dan utara.”Perbatasan sepenuhnya dijamin oleh koalisi dan mereka tidak memiliki tempat untuk bersembunyi,” katanya.



Dia berharap agresi militer di Yaman segera berakhir. ”Kami berharap bahwa ketidaknyamanan mereka (rakyat sipil Yaman) saat ini akan segera berakhir," ujarnya.

Minggu, 22 Maret 2015

AS-Israel Kritis, Inggris isyaratkan akui Palestina






Nick Clegg, deputi PM Inggris, mengatakan jika Benjamin Netanyahu menolak solusi dua negara dan memperluas permukiman Yahudi, tidak ada pilihan bagi parlemen Inggris selain mengakui negara Palestina.





Pernyataan Netanyahu selama kampanye, bahwa tidak akan ada negara Palestina selama dirinya mejabat perdana menteri, membuat PM David Cameron dan Presiden AS Barrack Obama gundah.





Pernyataan itu menjadi penentu kemenangan Netanyahu dalam pemilu kali ini. Partai Likud, yang dipimpinnya, meraih 30 suara -- mengungguli Uni Zionis yang meraih 24 kursi.





AS sempat merespon pernyataan itu dengan mengatakan akan mempertimbangkan dukungan kepada Israel di PBB. Kini giliran Inggris mengancam akan mengakui negara Palestina.





Guardian melaporkan Clegg berbagi pandangan dengan Obama selama acara radio. Saat itu Clegg mengatakan Netanyahu melakukan sesuatu yang tidak ada politisi di Israel pernah melakukannya, yaitu menyingkirkan prospek solusi dua negara.





"Ini sangat mengkhawatirkan," ujar Clegg.





"Jika Netanyahu menolak solusi dua negara dan memperluas permukiman di Tepi Barat, dunia -- termasuk parlemen Inggris -- tidak punya pilihan selain mengakui negara Palestina," demikian Clegg.





Meski Netanyahu menarik ucapannya dalam wawancara dengan MSNB, Clegg dan Obama tetap tidak percaya. Tzipi Livni, lawan politik Netanyahu, sempat mengatakan tidak ada lagi yang percaya kepada Netanyahu setelah dia melakukan politik zigzag; menolak dan mengakui solusi dua negara.





Livni menyebut Netanyahu memainkan politik zigzag. Ia mengatakan tidak ada lagi negara di muka bumi ini yang percaya pada Benjamin Netanyahu.





Saat kanpanye, Netanyahu berteriak; "Tidak akan ada negara Palestina selama saya menjabat perdana menteri Israel."





Obama tak beri selamat Netanyahu





Benjamin Netanyahu memulai lagi perseteruannya dengan Washington. Setelah Netanyahu bersumpah tidak akan membiarkan pembentukan negara Palestina.





Gedung Putih naik pitam, yang membuat juru bicara Josh Earnes, Rabu (18/3), merasa perlu mengeluarkan bernada menyerang Netanyahu.





"Dalam konteks pemilu baru-baru ini, PM Netanyahu menunjukan perubahan dalan posisi," ujarnya.





"Berdasarkan komentar banyak orang, AS akan mengevaluasi pendekatan kami," lanjutnya.





Obama, menurut Erarnest, sama sekali tidak menelepon Netanyahu dan menyampaikan ucapan selamat atas kemenangannya.





Keretakan besar Israel - Washington terjadi ketika Netanyahu menuduh AS mengucurkan uang yang menggerakan warga Arab ke kotak-kota suara pemilihan parlemen saat pemilu berlangsung.





"Suara di sektor Arab meningkat tiga kali lipat. Ini ancaman nyata," ujar Netanyahu. "Uang AS dan imbauan Abu Mazen membuat orang-orang Arab berteriak go and vote."





Pernyataan Netanyahu, yang disampaikan saat perhitungan suara berlangsung, membuat marah warga Arab.





Warga Arab dari Kfar Kana, mengatakan; "Netanyahu tidak bisa menyembunyikan nurani rasis terhadap orang Arab."

Sabtu, 07 Maret 2015

Alasan Cegah Radikalisme, Rezim Mesir Tutup 27.000 Masjid





Pemerintah Mesir menutup 27 ribu masjid di seluruh negeri, sebagai upaya yang mereka sebut "memerangi radikalisme".



Al Monitor melaporkan penutupan ini merupakan eksekusi keputusan Pengadilan Mesir 18 Februari 2013 dan keputusan Kementerian Wakaf.



Setiap mushola yang besarnya kurang dari 80 meter persegi diperintahkan ditutup, dengan alasan untuk "melindungi generasi muda dari ekstremisme dan radikalisme".



Warga juga dilarang seenaknya mewakafkan tanah untuk masjid atau mushola di lingkungannya.



Keputusan ini dipastikan akan membuat banyak desa kecil di sekujur Mesir kehilangan masjid, karena rata-rata masjid di desa-desa berukuran kurang dari 80 meter persegi.



Penentang keputusan ini mengatakan alih-alih memerangi radikalisme, pemerintah Mesir sebenarnya sendang menyugurkan ekstremisme. Pengajaran agama dipastikan akan berpindah dari masjid desa ke rumah-rumah.



Di sisi lain, menurut penentang keputusan ini, masjid lokal tidak cukup mampu menampung jamaah shalat Jumat. Akibatnya, jamaah meluber ke jalan-jalan.



Di desa-desa, ketiadaan mushalla dan masjid kecil akan membuat masyarakat kehilangan tradisi shalat berjamaah.



Ahmed Karimen, profesor Syariah Universitas Al-Azhar, mendukung keputusan ini. Menurutnya, shalat Idul Fitri, Shalat Jumat, Shalat Idul Adha, harus dilakukan di masjid, bukan mushalla.



Tempat ibadah lingkungan, di bangunan apartemen, bangunan komersial, dan pabrik, juga dilarang, untuk mengurangi pengaruh radikalisme.



Pada saat sama, Kementerian Wakaf juga memberikan 400 sertifikat mengajar kepada ulama Salafi tanpa perlu tes orasi. Padahal, pemerintah Mesir kerap menuduh ulama Salafi menyebarkan ekstremisme.



Al Monitor menulis perubahan tiba-tiba, dengan memberikan sertifikat kepada ulama Salafi, mencerminkan kebingungan pemerintah Presiden Abdel Fatah el-Sisi menghadapi situasi saat ini.



AL-MONITOR