Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2015

Kisah Heroik Nelayan Aceh: Diancam Penjara Polisi Air, Nelayan Aceh Tak Peduli





Dalam sebulan terakhir, nelayan Aceh menyelamatkan lebih 1.500 lebih imigran Rohingya dan Bangladesh dari tengah laut. Mereka sempat terombang-ambing dengan kondisi boat mati mesin. Para nelayan yang melihat pemandangan pilu itu kemudian menyelamatkan 'manusia perahu tersebut'.



Baru saja berangkat melaut, para nelayan di Kuala Langsa, Aceh, harus menanggalkan pukat mereka dan berhenti mencari ikan demi menyelamatkan ratusan pengungsi Rohingya dan Bangladesh di lautan.



Sekitar 28 nelayan dari Desa Simpang Lhee, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, melakukan aksi heroik dengan menarik kapal imigran itu ke tepi muara pantai Aceh Timur.



Sunan, 38, mengatakan saat itu sekitar pukul 6 sore, Kamis pekan lalu saat sebuah kapal nelayan kecil menghampiri mereka, mengaku melihat banyak sekali orang di atas kapal, beberapa di antaranya bahkan ada di dalam air. Lantas saja, Kapal Sunan dan beberapa kapal lainnya menghampiri.



"Begitu mereka melihat kami, beberapa melompat ke air. Ada yang berenang, ada yang begitu sampai air tidak muncul lagi, tewas tenggelam, mungkin karena perut kelaparan sehingga tidak ada tenaga," kata Sunan lansir CNN di pelabuhan Kuala Langsa tempat ratusan pengungsi ditampung, Kamis (21/5).



Sunan mengaku sedih melihat keadaan para pengungsi tersebut. Saking padatnya kapal, warga Rohingya dan Bangladesh ini hanya duduk dengan kaki tertekuk. Namun paling memilukan adalah melihat wanita dan anak-anak balita didalamnya.



"Ketika melihat anak-anak kecil, usia balita, hati saya teriris. Akhirnya kami memutuskan tidak mencari ikan dan membantu mereka," ujar Sunan.







Padahal, saat itu dia baru saja berangkat melaut. Biasanya, dia melaut selama 4-5 hari dan menangkap ikan paling tidak dua ton, tergantung musimnya.



Menyelamatkan Rohingya, Sunan dan para nelayan lainnya terpaksa kehilangan penghasilan, namun mereka tidak menyesal.



"Kami tidak menyesal menyelamatkan mereka, ini kebanggaan bagi kami jadi pelaut. Di laut jika ada yang butuh pertolongan pasti dibantu," ujar Sunan.



Sekitar enam kapal nelayan turut membantu upaya penyelamatan setelah dikontak. Satu per satu pengungsi dinaikkan ke kapal. Mereka berada di sekitar 40 mil dari pantai, perjalanan ke daratan membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam.



Di kapal, bekal melaut selama empat hari langsung dimasak untuk memberi makan para pengungsi yang selama berbulan-bulan kurang asupan makanan.



"Bekal untuk melaut kami masak, ada ikan kami bakar. Mereka awalnya berebut, tapi kami bilang utamakan wanita dan anak-anak," kata Sunan.



Namun sesampainya di pelabuhan, para pengungsi tidak bisa langsung ke darat karena masih harus mendapatkan persetujuan dari polisi air. Sunan menyayangkan sikap yang mengecam tindakan nelayan dan mengancam akan memenjarakan mereka jika melakukan penyelamatan lagi.



"Polisi air itu mengatakan, 'kalau di Malaysia dan Thailand orang-orang (pengungsi) ini tidak diterima," tutur Sunan meniru Polisi Air.



"Dia (polisi) bilang, kami akan dipenjara jika membantu orang (rohingya) ini lagi. Tapi kami tidak peduli, karena ada anak-anak di dalamnya. Tadinya jika mereka tidak juga boleh ke darat para nelayan akan demonstrasi," lanjut Sunan.



Sunan memang tak akan dipenjara, terlebih setelah pada Rabu, para menteri luar negeri dari Indonesia, Malaysia dan Thailand bertemu sepakat untuk memberikan pemukiman sementara bagi sekitar 7.000 para imigran yang berada di perairan kedua negara.



KRONOLOGI KAPAL DITEMUKAN



Kapal pengungsi tersebut mulanya ditemukan Razali, 36, Selasa siang (19/5), sekitar 38 mil dari daratan dengan waktu perjalanan sekitar 4 jam.



’’Saya hampiri mereka dan kasih makan. Setelah itu, saya kontak teman-teman untuk segera merapat,’’ jelas Razali.



Namun, karena jumlah pengungsi begitu banyak, para nelayan itu tidak sanggup memasok makanan ke kapal yang terkatung-katung di laut tersebut. ’’Karena itu, kami dorong saja sampai muara,’’ katanya.



Selasa sore (19/5), para nelayan mulai berupaya menarik kapal pengungsi. Awalnya, hanya tiga perahu kecil yang menarik. Setelah mencapai jarak 28 mil, lima perahu lain datang membantu.



’’Kami sampai muara sekitar pukul satu malam. Setelah dari muara, baru mereka kami naikkan ke perahu untuk dibawa ke kampung,’’ jelas Razali.



Kondisi para pengungsi amat memprihatinkan. Banyak yang sakit-sakitan dan hampir meninggal. ’’Kami dapati ada seorang yang mati, lalu dibuang ke laut oleh mereka,’’ ucap Fakhri, 46, nelayan lainnya.



’Kalau tidak kami selamatkan, mereka pasti akan tenggelam. Kami masih punya rasa kemanusiaan,’’ tegas Razali.



Nelayan Aceh juga berkorban materi. Bahan makanan untuk di laut berhari-hari habis dibagikan kepada para pengungsi. Begitupun solar untuk menyelamatkan nyawa imigran di tengah laut.



’’Saya kira (rugi) sekitar Rp 5 juta. Tetapi, saya ikhlas. Rezeki bisa dicari. Tetapi, kesempatan menyelamatkan ratusan nyawa orang, kapan lagi kami dapat?’’ katanya.



Saat penyelamatan oleh nelayan, sebenarnya ada anggota Polair Aceh Timur yang sedang berpatroli. Namun, mereka hanya melihat dan kemudia berbalik arah.



’’Mereka lihat kami, tetapi mereka balik lagi,’’ ungkapnya.



Kondisi mengharukan terjadi saat para imigran sampai di darat. Setelah mereka ditampung di Meunasah (surau) desa, bantuan pakaian dan makanan dari kampung-kampung sekitar tidak henti berdatangan.



’’Semua bantuan itu murni dari masyarakat, tidak ada yang dari pemerintah,’’ tegas Muhammad Nasir, sosok tetua kampung.



Warga Aceh lainnya, Muhammad, (42) mengaku tidak peduli jika pemerintah melarang mereka menampung para pengungsi.



"Masalah aturan pemerintah, itu urusan pemerintah. Kami hanya tahu menolong orang itu wajib. Ini wilayah Serambi Mekah, dimana budaya dan agamanya masih kuat. Allah yang akan membalas kami," ungkap warga Simpang Lhee, Julok, Aceh Timur tersebut.



CNN/JPNN

Sabtu, 09 Mei 2015

Berumur 20 tahun, Inilah Politisi Inggris Termuda dan Pernah Dianggap Gila





Mhairi Black merupakan anggota parlemen Inggris termuda berusia 20 tahun. Politikus asal Partai Nasional Skotlandia (SNP) ini mampu mengalahkan politikus senior Partai Buruh Douglas Alexanderpada pemiluparlemen Inggris, Kamis (7/5) lalu.



Black mampu mengakhiri pengaruh Partai Buruh selama 70 tahun di Devon, Skotlandia, Inggris. Black mampu meraih 23.548 suara sehingga mengalahkan Alexander dengan 17.864 suara. Padahal, Alexander menjadi anggota parlemen di wilayah tersebut sejak 1997.



Banyak kata yang digunakan untuk menggambarkannya: wajah baru, impresif, dan batu api. Black sebagai figur favorit karena dia adalah politikus baru yang belum tersentuh banyak kepentingan menjadikan. Mahasiswi berusia 20 tahun itu memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Christopher Monck yang terpilih menjadi anggota parlemen saat berusia 13 tahun pada 1667.



Black juga mengalahkan rekor politikus termuda asal Partai Liberal Demokrat Charles Kennedy yang terpilih di Westminster pada usia 23 tahun pada 1983. ”Saya mungkin anggota parlemen termuda, tapi saya akan berjuang untuk semua orang. Saya akan memperjuangkan berbagai isu yang berdampak bagi anak muda,” kata Black kepada BBC.



”Apa pun pandangan Anda tentang masa depan Skotlandia, saya akan mewakili Anda dengan kemampuan terbaik yang saya miliki,” kata Black pada pidato kemenangannya. Saat mendaftar untuk maju sebagai kandidat anggota parlemen, Black ditertawakan temanteman kuliahnya.



”Teman saya menganggap apa yang saya lakukan sedikit gila. Namun, ada juga kawan yang memuji dengan aksi saya sebagai sesuatu yang hebat,” ujarnya. Setelah menang, menurut dia, banyak teman yang terkejut dengan proses perubahan yang diusungnya. Selama berkampanye, Black mengenakan celana jeans dan kaus.



Dia juga sering bergerak sendiri. Namun demikian, dia juga memiliki kantor tim pemenangan di Paisley. Kantornya sederhana dan keren. Alan Black, ayahnya, menjadi manajer kampanye. ”Maju sebagai anggota parlemen merupakan wawancara pekerjaan paling lama,” ungkapnya. Strategi yang digunakan Black untuk menggaet suara rakyat yaitu dengan memanfaatkan media sosial. Media sosial menjadi alat komunikasi politik antara Black dan para pendukungnya.



Banyak warga yang menyampaikan aspirasi untuk diperjuangkan. Mahasiswi semester akhir Universitas Glasgow itu tidak hanya berbicara tentang program politik, tetapi juga berbicara mengenai aktivitas sehariharinya. Dia juga mengunggah minuman favoritnya dan berbicara tentang menu makan siangnya.



”Menyadarkan publik dengan hal-hal yang ringan. Itulah tip sukses menjadi anggota parlemen,” ungkapnya kepada CNN. Anak muda yang maju menjadi anggota parlemen pada usia 20 tahun merupakan suatu hal yang jarang terjadi. Masyarakat sering memilih kandidat parlemen berdasarkan haluan politik, estetika, umur, dan gender. ”Masyarakat melihat saya sebagai politikus yang membawa udara segar,” tutur Black.



Naiknya Black sebagai anggota parlemen merupakan efek dari badai politik di Skotlandia. Berdirinya Partai SNP beberapa waktu lalu memberikan semangat nasionalisme. Ditambah dengan adanya referendum Skotlandia beberapa waktu lalu yang juga mengubah pola pikir warga. ”Pemilu ini tentang membuat suara untuk konstitusi dan seluruh Skotlandia bisa lebih terdengar di Westminster dibandingkan sebelum- sebelumnya,” kata Black.

Selasa, 05 Mei 2015

Kunci Sukses Jualan Online CEO Bukalapak.com






Membangun bisnis online memang tidak mudah. Kuncinya adalah pantang menyerah, teruslah mencoba. Anda juga harus tekun dan fokus menjalankan bisnis tersebut. Inilah yang dilakukan Bukalapak.com.





Founder sekaligus CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky, mengaku bahwa pada awalnya banyak yang tidak percaya dan banyak yang tidak mau diajak bekerja sama menjalankan Bukalapak.com. Namun pada akhirnya ia dan teman-temannya bisa meraih kesuksesan.





"Kuncinya menurut saya harus mencoba terus sampai berhasil. Belum tentu saat mencoba terus gagal, itu ending-nya. Bisa jadi setelah mencoba yang kedua kalinya bisa berhasil," kata Zaky.





Menanggapi banyaknya situs e-commerce di Indonesia yang mendapat investasi dari pihak asing, Zaky menyambut baik hal ini. Menurutnya ini menunjukkan pasar Indonesia sangat menarik. Namun Zaky menyatakan perlu ada startup yang punya success story yang luar biasa agar investor puas dan balik lagi menanamkan dananya.





"Jangan sampai hit and run, mereka invest lalu exit dan tidak invest lagi karena gak menarik lagi," tutur Zaky.





Zaky mengaku pihaknya tidak pernah menawarkan Bukalapak.com kepada investor. Sebaliknya, mereka kebanyakan didekati oleh para investor.





"Menurut saya kuncinya adalah fokus di perusahaannya. Kalau perusahaannya sudah jalan, saya kira diam saja banyak investor yang tertarik. Balik lagi ke success story, walaupun dalam tahap kecil. Misalnya saat Bukalapak.com mencapai 10.000 pengguna, itu gak gampang," tandasnya.





Bukalapak.com tahun ini menargetkan proses transaksi mencapai Rp 2 triliun. Salah satu barang dagangan yang laris manis dijajakan di Bukalapak.com adalah batu mulia, nilainya bisa mencapai Rp 5 miliar lebih untuk batu mulia saja.





Zaky menilai, ini menunjukkan masih banyak potensi lokal yang belum tergali. "Batu mulia dulu kesannya kelas bawah, tapi sekarang menjadi tren dan banyak seleb dan pejabat yang pakai, ternyata produk lokal juga bisa naik kelas," imbuhnya.





liputan6.com

Senin, 27 April 2015

FOTO: Gendong Sahabat yang Lumpuh ke Sekolah Selama 3 Tahun





Xie Xu, 18, pelajar di China dijuluki pelajar paling baik di negara itu. Julukan itu melekat, setelah dia menggendong temannya, Zhang Chi (pelajar difabel) setiap hari ke sekolah dalam kurun tiga tahun.



Zhang Chi menderita distrofi otot, yang tidak memungkinkan dia untuk bisa berjalan. Berkat digendong Xie Xu, pelajar difabel itu tidak pernah terlambat ke SMA Daxu di Provinsi Jiangsu.



“Mereka bukan keluarga, tapi Xie telah melakukan ini selama tiga tahun,” kata Wakil Kepala SMA setempat, Guo Chunxi, seperti dikutip Independent, Senin (27/4/2015).



”Dia adalah pelajar yang paling baik. Dia juga memiliki pengaruh positif pada siswa lain, yang siap membantu Zhang. Dengan bantuan mereka, Zhang tidak pernah ketinggalan untuk mengikuti studi di kelas,” lanjut dia.



Aksi Xie yang menggendong pelajar difabel setiap hari ke sekolah dalam waktu tiga tahun telah memikat media-media lokal di China. Sosok pelajar baik hati itu juga terkenal di media sosial.dia digambarkan sebagai sosok “inspiratif dan menyentuh.”



Xie sendiri kini berencana untuk kuliah di Nanjing Polytechnic Institute. Laporan mengharukan dari pelajar difabel China itu merupakan sisi lain dari potret kehidupan warga difabel China.



Laporan HAM terbaru dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, menyebut sekitar 243 ribu anak usia sekolah penyandang cacat tidak bersekolah. ”Ini menunjukkan kurangnya dukungan yang besar terhadap orang-orang difabel di negeri ini,” bunyi laporan itu.



Rabu, 08 April 2015

Kisah Supir Taksi Muslim di Inggris Kembalikan Tas Berisi Uang Rp 200 Juta






SEORANG muslim di Midlands, Inggris bernama Mohammed Nisar ini bisa menjadi uswatun khasanah alias contoh yang baik. Kejujuran pria yang berprofesi sebagai sopir taksi itu sampai mengundang kekaguman di negeri Ratu Elizabeth tersebut.





Mohammed Nisar supir taksi menuai pujian karena kejujurannya setelah ia mengembalikan sebuah tas berisi uang 10.000 poundsterling atau Rp 200 juta milik penumpangnya yang tertinggal di kursi mobilnya.





Supir taksi berusia 55 tahun bernama Mohammed Nisar ini membawa seorang pedagang bernama Adrian Quinn ke stasiun kereta api Walsall. Saat tiba di tujuan, sang penumpang turun dengan tergesa-gesar sehingga melupakan tasnya.





Quinn membawa uang yang cukup banyak setelah mencairkan cek yang ia terima sebagai warisan dari ibunya yang baru saja meninggal dunia. Dan, saat menyadari tasnya tertinggal, ia mengaku kebingungan.





“Kehilangan uang sebanyak itu bisa berarti akhir dari bisnis saya. Saya benar-benar sakit secara fisik!,” kata Quinn yang berusia 46 tahun.





Quinn menyadari tas itu tertinggal di dalam taksi yang ditumpanginya.








“Saya tengah berjalan melewati tempat parkir saat saya menyadari saya tak membawa tas itu dan saya panik. Saya mencoba menyetop taksi lain untuk mengejar taksi tadi, tapi semuanya penuh.





“Saya lalu merasa sakit. Tubuh saya seperti lumpuh dan saya tak tahu apa yang harus saya lakukan.. Saya menjadi linglung. Jika saya kehilangan uang itu, bisnis saya akan tamat.





“Kami membangun bisnis ini dari nol dalam sembilan tahun terakhir dan kami adalah pedagang. Kami tak punya pinjaman dari bank. Semua itu adalah kerja keras.





Setelah menyetop satu taksi lainnya, Quinn akhirnya kembali ke tempat mangkal taksi dan menemukan Nisar duduk di dalam mobilnya dengan tas yang disimpan aman di jok penumpang.





“Saya sangat emosional saat itu. Saya bilang kepadanya, ‘Tahukah Anda apa yang ada di dalam tas itu? Begini, itu bukan sekotak roti lapis atau koran. Ada 10 ribu poundsterling di dalamnya’.”








Quinn kemudian memberikan imbalan uang kepada Nisar sebagai ucapan terima kasih. Ia bahkan mengundang supir taksi itu bersama istrinya untuk makan bersama keluarganya.





“Ia hampir kena serangan jantung, ia benar-benar cemas!,” kata Nisar.





“Ia menghampiri saya dan bertanya apakah saya tahu apa yang ada di dalam tas miliknya. Ia sangat berterima kasih. Ia baru saja membeli mobil, tapi lupa tasnya yang penuh uang.”



Karenanya, Adrian pun mengapresiasi kejujuran Nizar. Ia memberi sejumlah uang di dalam amplop dengan sebuah catatan.



“Untuk sahabat terbaikku di dunia,” tulis Adrian.








Ini bukan kali pertama Nisar yang telah telah 15 tahun menjadi supor taksi, menemukan barang-barang penumpang yang tertinggal di dalam mobilnya.





Dua tahun lalu seorang penumpang meninggalkan dompetnya yang berisi uang 150 poundsterling dan Nisar langsung memutar balik ke rumah orang itu untuk mengembalikannya.





Kini, Nisar mengajak rekan-rekannya sesama supir taksi agar melakukan hal serupa jika berada dalam situasi seperti dirinya.



DAILYMAIL

Aksi Gila Mario Menyusup di Roda Pesawat Garuda






Pria itu bernama Mario Stevan Ambarita. Dia berusia 21 tahun. Dengan terhuyung-huyung, Mario berjalan di apron atau tempat parkir pesawat, sesaat setelah Garuda Indonesia rute Pekanbaru-Jakarta mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa petang (7/4). Petugas bandara pun langsung menangkapnya.





Luka tampak di beberapa bagian tubuh Mario. Ia sempat pingsan usai ditangkap petugas. Tak heran fisik Mario lemah, ia ternyata menyusup ke roda belakang pesawat Garuda. Sepanjang penerbangan Pekanbaru-Jakarta, Mario bersembunyi di roda pesawat. Sungguh gila, namun bukan pertama kali terjadi.





Untuk memulihkan kondisinya, Mario dipasangi alat bantu pernafasan. Berdasarkan penyelidikan, Mario diketahui masuk ke roda pesawat bukan dari apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau. Dia masuk ke roda pesawat dari ujung landasan, saat pesawat berhenti lima menit di sana.





Vice Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, mengatakan Mario telah merancang aksinya selama sepuluh hari terakhir. Pada hari-hari itu, dia mengamati dengan cermat Bandara Sultan Syarif Kasim II, termasuk saat pesawat-pesawat mendarat dan lepas landas.








Mario Stevan Ambarita

Mario pun menggunakan internet untuk mempelajari cara menyelundup ke roda pesawat. Bukan perkara yang terlalu sulit, sebab kasus penumpang gelap di roda pesawat kerap terjadi di berbagai belahan dunia.



Salah satu penyusup yang sial bahkan tewas, dengan serpihan tubuhnya yang berlumuran darah berjatuhan dari langit Jeddah, Arab Saudi, Januari 2014. Betapa mengerikan.





Menurut Pujobroto, Mario telah tinggal di Pekanbaru selama 21 tahun. Namun ia lahir di Jakarta dan amat ingin pergi ke Jakarta. Kenapa ingin pergi ke kota padat penduduk yang sarat polusi itu?





Kepada penyidik, Mario mengatakan ingin bertemu Presiden Jokowi. Namun polisi belum tahu apakah jawaban itu motif Mario yang sesungguhnya atau tidak untuk menyusup ke roda pesawat. Mereka belum berani memastikan karena kondisi Mario belum stabil.





“Itu jawaban dia waktu baru siuman. Bisa saja nanti berubah lagi,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soetta, AKBP Ashari Kurniawan.





Kementerian Perhubungan pun turun tangan dalam kasus Mario. Persoalannya, Mario berada di area steril bandara. Lebih lagi, perbuatan Mario dianggap bisa membahayakan penumpang pesawat. Di sisi lain, otoritas atau pengelola bandara perlu diperiksa apakah lalai atau tidak sehingga seseorang bisa dengan ‘mudahnya’ masuk ke roda pesawat yang mengangkasa dari Pulau Sumatera ke Jawa.





Apapun tujuan Mario melakukan aksi gilanya, pihak bandara perlu memperketat pengawasan agar aksi serupa tak terulang.




Bukan yang Pertama



Direktur Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo menyatakan kasus penumpang gelap di roda pesawat sesungguhnya bukan pertama kali terjadi di Indonesia. “Dulu pernah terjadi di Medan,” ujarnya kepada CNN Indonesia, Rabu (8/4).



Kasus yang dimaksud Djoko terjadi pada 23 September 1997. Saat itu pelakunya tak hanya satu orang, tapi dua. Manto Manurung dan Siswandi Nurdin Simatupang ditemukan menggigil di ruang roda pesawat –lagi-lagi Garuda– yang lepas landas dari Medan dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.



Dua jam lebih Manto dan Siswandi berada di langit tanpa pelindung, pantas saja tubuh mereka nyaris beku. Kedua remaja asal Deli Serdang itu ditemukan petugas yang melihat ada pakaian menyembul di ruang roda depan pesawat. Saat ruang roda dibuka, Manto dan Siswandi masih melipat tubuh. Kondisi mereka lemah dengan kaki luka-luka dan tangan lecet.



Tak seperti Mario Stevan Ambarita yang merencanakan aksinya genap 10 hari, Manto dan Siswandi ketika itu hanya semalam menyusun rencana. Dini hari pukul 03.00 WIB, mereka menyelinap ke Bandara Polonia lewat parit yang terletak tak jauh dari landasan pacu. Dari situ, mereka mengendap-endap ke ruang roda pesawat.



Tiga jam setelah bersembunyi di ruang roda, pesawat lepas landas. Manto dan Siswandi bertaruh nyawa. Ruang roda bukan tempat tamasya. Siswandi sempat sesak nafas karena kekurangan oksigen.



Lantas untuk apa Manto dan Siswandi nekat menyabung nyawa ke Jakarta? Tak ada alasan spesifik. Semacam kerasukan ide gila dari langit.




cnn indonesia

Sabtu, 28 Maret 2015

Olga dikenal Banyak Disayang Anak Yatim






Ratusan anak yatim asuhan Olga Syahputra membanjiri rumah duka dan menggelar pengajian yang terletak di bilangan Duren Sawit, Jakarta. Anak-anak dengan busana muslim itu terus melantunkan salawat untuk alm Yoga.





Seorang kerabat menjelaskan, anak-anak tersebut merupakan anak yatim yang selama ini disantuni dan diasuh Almarhum.





"Anak yatim (asuhan) Olga semua. Ini yang ada 100 orang," kata salah seorang kerabat Olga yang enggan disebutkan namanya di rumah duka, Duren Sawit, Jakarta, Sabtu (28/3).





Said Abdurrosid, yang ikut memandikan jezanah Olga Syahputra, mengaku beberapa kali bertemu dan berbincang langsung dengan komedian kondang itu semasa hidupnya.





Banyak rezeki tak membuat presenter dan pelawak bernama asli Yoga Syahputra itu lupa untuk berbagi. Dalam sebuah wawancara pada 28 Agustus 2012, Olga pernah berujar ingin memiliki tabungan untuk di akhirat.





"Nabung di bank aja berbunga, apalagi nabung buat di akhirat," ujar Alm.





Menurut Abdurrosid, semasa hidupnya Olga memang selalu rajin menyantuni anak yatim asuhannya yang mencapai ratusan.





"Saya pernah dengar langsung dia bilang, "Kalau saya mati nanti anak asuh saya nasibnya gimana?"," ungkapnya meniru ucapan Alm Olga.





Abdurrosid mengatakan saat memandikan jenazah Olga kemarin (28/3), Said mengatakan dirinya tidak membutukan perlengkapan khusus saat memandikan tubuh kaku Olga.





Semuanya biasa saja sesuai dengan syarat dan rukun-rukun memandikan jenazah. Nggak macam-macam," tuturnya.








Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak perlu mengoleskan bedak ke wajah Olga agar terlihat bersih sebelum disholatkan dan dimakamkan.





"Wajahnya sudah bersih. Selama pengalaman saya, hampir semua jenazah yang saya mandikan saya bedaki. Kalau Olga nggak," ucap pemilik majelis pengajian Irsyadul Anam.





Bahkan, Said munuturkan bahwa kondisi jenazah Olga saat dimandikan mirip dengan jenazah salah satu ulama, KH. Ahmad Zayadi Muhajir, pendiri Pesantren Az-Ziyadah, Tanah 80, Duren Sawit.





"Saya juga yang memandikan beliau saat wafat. Kondisi tubuh dan wajahnya (Olga), saya ingat mirip beliau," tuturnya.





Menurutnya lagi, penampilan 'gemulai' Olga yang dikenal masyarakat melalui layar kaca, tidak sama dengan pribadi aslinya.





"Kita tidak boleh men-judge orang dari indra kasar saja. Tapi urusan hati tidak ada orang yang tahu," terangnya.



JPNN

Selasa, 17 Maret 2015

Ajaran “Menyesatkan” Bob Sadino yang Bikin Mahasiswa ‘Berhenti’ Kuliah





Pengusaha senior Bob Sadino wafat pada Senin, 19 Januari 2015. Semasa hidupnya, Bob dikenal sebagai sosok yang unik. Salah satu ciri uniknya adalah bercelana pendek. Bob selalu mengenakan celana pendek dalam berbagai kesempatan.


Bob adalah guru terbaik yang mengajarkan soal kehidupan, tidak cuma tentang bisnis. Gayanya yang nyentrik juga menjadi ciri khas Bob Sadino. Pola pikir unik di luar pakem teori maupun buku teks ekonomi menjadikan pengusaha kawakan ini dikenal sebagai entreprenuer sejati.


Namun, sejumlah statementnya tak luput dari perdebatan hingga menyebabkan kontroversi. Bahkan menyebabkan beberapa mahasiswa akhirnya keluar dan berhenti dari bangku kuliah.


Pebisnis dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino tersebut mewarisi dan memberi inspirasi hebat bagi banyak kalangan. Pemikiran beken Bob Sadino dikenal dengan nama 'GoBlog Management'. Ajaran "menyesatkan" dan pernyataan "goblok" Bob begitu dikenal luas.


Pernyataan Bob Sadino yang menyesatkan Mahasiswa



"Kuliah itu hanya memasukkan ‘sampah’ ke kepala Anda"



Pernyataan Bob ini dilontarkan disebuah seminar disebuah perguruan tinggi yang dihadiri ratusan mahasiswa. Bagi setiap orang yang masih kuliah mendengar statement Bob ini pasti protes, tidak terkecuali peserta seminar yang notabene masih kuliah. Mereka merasa apa yang dilakukan setiap hari berarti memasukkan sampah ke kepala mereka.


Pernyataan Bob ada benarnya, karena memang apa yang dipelajari di bangku kuliah banyak yang tidak dipakai di kemudian hari. Saat mempelajari sesuatu di bangku kuliah sementara apa yang dipelajari itu tidak dipakai maka apa yang dipelajari itu menjadi sampah bagi otak mahasiswa.


"IPK diatas 3 koma tandanya, calon Karyawan"


Sangat masuk akal. Jika kuliah kok IPK-nya diatas 3, itu tandanya calon karyawan. Kecenderungan mahasiswa yang memiliki IPK bagus biasanya memiliki idealisme tinggi, mengaplikasikan ilmunya. Mereka tidak lain adalah melamar pekerjaan di perusahaan dan menjadi karyawan.


Apa ada mahasiswa yang IPK diatas 3, kemudian memilih berbisnis? Ada, tapi sangat sedikit.


Itulah mengapa bob sadino justru mengajarkan, kalau mau sukses bisnis IPK harus jeblok. Karena dengan demikian tidak memiliki pilihan lain selain berwirausaha. 


Sebab itu Bob selalu mengatakan di setiap seminarnya, "Jika mau sukses, jangan mau jadi karyawan".


"Kuliah itu Goblok, Siapa yang hadir di seminar ini, Besok jangan masuk kuliah"


Masih di seminar dikota yang sama, Bob secara terang-terangan menyampaikan jika "kuliah itu kegiatan goblok, besok jangan masuk kuliah". 


Sangat frontal memang, menyampaikan statement seperti itu didepan ratusan mahasiswa dan akademisi. Tentu saja banyak peserta yang kemudian heboh, maklum sebagian peserta seminar itu adalah anak muda yang polos, lugu, dan baru semangatnya mencari jatidiri.


Maksud pernyataan Bob, sebenarnya masuk akal. Namun bagi sebagian orang ini justru menyesatkan. Jika Anda pada akhirnya mencapai karir sebagai pebisnis restoran, padahal anda kuliah di fakultas teknik, terus apa gunanya yang anda pelajari di bangku kuliah? ini istilah yang tepat adalah "goblok" versi Bob Sadino.


"Kalau mau sukses, Bisnis sayuran"


Wajar saja, sebab Bob memang pengusaha sayuran. Bob Sadino membawahi PT Kemchick dan Kemfood dengan bisnis utamanya pertanian, makanan olahan hasil pertanian, dan peternakan. 


Hal ini menunjukkan Bob konsisten dengan apa yang diucapkan. Dia mengajarkan apa yang dia lakukan, menunjukkan apa yang sudah dilalui – jadi tidak asal bunyi.


"Bisnis hanya modal dengkul, jika Anda tidak punya, Pinjam orang dengkul lain"


"Mau gak kira-kira kalo dengkulnya dibeli 500 juta? tidak mau kan, berarti Anda punya modal 1 miliar dengan 2 dengkul Anda," ujar Bob.


Begitulah karakter Bob yang ‘menyesatkan’ bagi sebagian orang yang hanya menangkap apa yang diucapkan tapi bukan apa yang ingin disampaikan, beruntung bagi orang yang "disesatkannya" kejalan kebaikan kemudian menjadi entrepreneur dan sukses. Jika gagal, maka wajib menghabiskan kegagalan itu hingga hanya berhasil yang bersisa.





"Banyak orang bilang saya gila, hingga akhirnya mereka dapat melihat kesuksesan saya karena hasil kegilaan saya"




Pernyataan "GOBLOK" versi Bob Sadino



"Orang goblok itu nggak banyak mikir, yang penting terus melangkah. Orang pintar kebanyakan mikir, akibatnya tidak pernah melangkah"



"Setiap bertemu dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu"



"Saya sudah menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain"



"Orang pintar kebanyakan ide dan akhirnnya tidak ada satu pun yang jadi kenyataan. Orang goblok cuma punya satu ide dan itu jadi kenyataan"



"Saya bisnis cari rugi, sehingga jika rugi saya tetap semangat dan jika untung maka bertambahlah syukur saya"



"Sekolah terbaik adalah sekolah jalanan, yaitu sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya supaya kreatif"



"Orang goblok sulit dapat kerja akhirnya buka usaha sendiri. Saat bisnisnya berkembang, orang goblok mempekerjakan orang pintar"



"Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok itu berjuang keras untuk sukses bisa bisa bayar pelamar kerja".



"Orang pintar mikir ribuan mil, jadi terasa berat. Saya nggak pernah mikir karena cuma melangkah saja. Ngapain mikir, kan cuma selangkah"



"Orang pintar maunya cepat berhasil, padahal semua orang tahu itu impossible! Orang goblok cuma punya satu harapan, yaitu hari ini bisa makan"







Suatu ketika, ada seorang peserta seminar yang bertanya. 



“Bisnis apakah yang prospektif om Bob?”, dia menjawab “Bisnis yang prospektif adalah bisnis yang ‘dibuka’ bukan ditanyakan terus”. 



Lalu, ketika ditanya, “Berapa kekayaan om Bob saat ini?,” dengan santai Bob menjawab, “Tidak tahu, yang jelas banyak, saya saja gak pernah ngitung.”



*BerbagaiSumber

Senin, 16 Maret 2015

“Mereka sebut Saya Perempuan terburuk Sedunia”




Lizzie Velasquez kerap dirundung atau dibully karena penampilan fisiknya.




Seorang perempuan, yang terus-menerus dirundung dan dilecehkan karena penampilan fisiknya, membuat perubahan dan menginspirasi jutaan orang.





Ketika Lizzie Velasquez berusia 17 tahun, dia menyaksikan sebuah video di laman Youtube berjudul ‘Perempuan Paling Buruk Rupa Sedunia’. Video berdurasi delapan detik dan ditonton sebanyak 4 juta kali itu ternyata menampilkan dirinya.





“Saya terkejut. Namun, yang paling membuat saya mual ialah saat saya mulai membaca komentar-komentar video tersebut,” kata Velasquez, mengenang kejadian sembilan tahun lalu.





Salah seorang menulis, ‘Mengapa orang tuanya memelihara dia?’. Lainnya, menulis ‘Bakar dia sampai mati’. Beberapa orang bahkan menyarankan Lizzie bunuh diri dan mengatakan mereka akan buta jika melihatnya secara langsung di jalan.





Komentar-komentar yang berjumlah ribuan tersebut membuat Lizzie gemetar.





“Saya menangis beberapa malam. Sebagai seorang remaja, saya berpikir hidup saya selesai. Saya tidak bisa membicarakannya dengan orang lain,” ujarnya.








Lizzie Velasquez mengidap sindrom Marfan

dan lipodystrophy.

Lizzie memang terlahir berbeda. Ketika muncul ke dunia, bobotnya hanya mencapai 1,2 kilogram. Kini, pada usia 26 tahun, berat tubuhnya mencapai 27 kilogram.





Lizzie mengidap sindrom Marfan dan lipodystrophy. Kedua sindrom itu mengakibatkan dia tidak bisa menaikkan bobot tubuh, seberapapun makanan yang dia asup. Karena badannya tidak mampu menyerap gizi, tulangnya mudah patah dan sulit pulih bila terkena infeksi.





Di rumah sakit, dia kerap menjalani operasi. Mulai dari operasi mata, telinga, hingga kaki. Mata kanan Lizzie sama sekali tidak bisa digunakan untuk melihat, sedangkan mata kirinya rusak.





Kondisi tersebut mengakibatkan penampilan fisik Lizzie berbeda. Akibatnya, dia kerap dirundung atau dibully oleh teman-temannya dan orang yang tidak mengenalnya.





Namun, di rumah, Lizzie dipenuhi oleh cinta kedua orang tuanya, Rita dan Lupe. Sejak Lizzie lahir, mereka tidak pernah menyesali penampilan putri mereka.






Kedua orang tua Lizzie Velasquez memenuhinya dengan cinta dan

tidak pernah menyesali penampilan putri mereka.






Karena dorongan orang tuanya juga, Lizzie mampu berpikir positif meskipun dia dirundung dan dilecehkan. Kekuatan itulah yang mampu membuat Lizzie mampu tersenyum, berbuat baik kepada sesama, serta memaafkan mereka yang menghujatnya.





“Saya tidak tahu apa yang dialami orang-orang yang merundung saya. Ketika hidup saya kadang-kadang terasa sulit, mungkin mereka mengalami yang lebih buruk,” ujarnya.





Bertolak dari sikap positif itu, Lizzie memutuskan untuk membuat perubahan. Dia menciptakan saluran Youtube dan membuat khalayak tahu siapa dia sebenarnya sekaligus menyemangati orang lain untuk lebih percaya diri bagaimanapun penampilan mereka. Kini, saluran Youtube Lizzie dilanggan 240.000 orang.





Saat ini Lizzie juga berkampanye dengan Tina Meier, seorang ibu yang putrinya bunuh diri akibat dirundung di dunia maya, untuk mendorong parlemen Amerika Serikat menyusun undang-undang federal anti-perundungan. Melalui undang-undang itu, Lizzie berharap semua sekolah diwajibkan menindak tegas aksi perundungan.










Kisah hidup Lizzie tersebut dirangkum dalam film dokumenter berjudul A Brave Heart: The Lizzie Velasquez Story. Sara Hirsch Bordo, sutradara film tersebut, mengatakan film itu sejatinya ditujukan bagi semua orang yang pernah dan sedang dirundung.





“Pengalamannya dalam melawan permusuhan dan mampu tampil seperti sekarang ialah kisah universal. Melalui keterbukaan Lizzie di Youtube dan forum lainnya, jelas orang-orang haus akan sebuah kisah di mana seseorang bangkit dan berhenti menjadi korban lalu membuat perubahan,” kata Bordo.





Film dokumenter Lizzie Veleasquez kini diputar dalam festival South by Southwest atau SXSW di Austin, Texas, AS.



BBC English

Jumat, 13 Maret 2015

Kisah Wartawan yang Pertama Kali Wawancarai Osama bin Laden






Foto-foto itu memperlihatkan rumah yang jadul, terbuat dari batu dan lumpur yang dibakar. Pemandangannya luas dan berbukit-bukit. Halaman di depannya berbatu, pemiliknya sering berjalan-jalan di sana dengan anak laki-lakinya.





Foto-foto eksklusif Osama bin Laden ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Foto-foto ini pertama kali terkuak saat pengadilan terhadap salah satu kaki tangan bin Laden, Khaled al-Fawwaz, Februari lalu.








Abdel Bari Atwan

Dilansir oleh CNN, foto eksklusif ini diambil saat seorang wartawan Palestina, Abdel Barri Atwan mengunjungi bin Laden di tempat persembunyiannya di pegunungan Afghanistan.





Atwan adalah wartawan pertama yang mewawancarai manusia paling dicari itu, jauh sebelum ia meluncurkan serangan 11 September 2001.





Pertengahan era 1990-an, tepatnya tahun 1996. Kala itu, Bin Laden mendeklarasikan perang terhadap Amerika Serikat. Ia ingin lebih banyak orang, terutama di Arab, mengetahui hal ini.



Fawwaz akhirnya menghubungi Abdel Barri Atwan, pendiri dan pemimpin redaksi Al-Quds Al-Arabi.





Atwan lah yang pertama kali membeberkan kisah mengenai fatwa pertama Laden. Fatwa tersebut berisi keluhan-keluhan Laden terhadap AS, terutama atas keberadaan tentara mereka di Arab Saudi. Keseluruhan fatwa tersebut dipublikasikan pada Agustus 1996.





Tak lama setelah itu, Fawwaz menghubunginya dan menawarinya wawancara dengan bin Laden.





“Saya diberi tahu bahwa Osama bin Laden menyukai tulisan saya, ia suka gaya saya, dan ia ingin menemui saya secara pribadi,” kata Atwan dalam sebuah buku karangan Peter Bargen—seorang analis keamanan nasional CNN—“The Osama bin Laden I Know”.





“Saya ragu, karena itu sangat berbahaya,” ujarnya.








Meski begitu, pada November 1996, Atwan terbang ke Afghanistan. Foto-foto dari kunjungannya ini, ditemukan dua tahun kemudian oleh detektif Scotland Yard di rumah Fawwaz di London, memperlihatkan bin Laden dalam kondisi yang sehat, santai, belum menginjak 40 tahun, kadang tersenyum dan dikelilingi oleh anak-anak.





Foto-foto itu juga memperlihatkan seorang pria yang memiliki pengaruh kuat dalam ideologi global gerakan mujahidin, Mustafa Setmariam Nasar, yang dikenal sebagai Abu Musab al-Suri, pria berkebangsaan Suriah yang kini berusia 50an, yang belum terlihat atau terdengar lagi selama satu dekade. 





Namun al-Suri diyakini masih merupakan sosok pemikir strategi yang paling berpengaruh dalam lingkaran kelompok militan saat ini.





Persembunyian di gunung





Bin Laden, dari Arab Saudi, pertama kali datang ke Afghanistan di 1980an untuk ambil bagian dalam perang melawan pendudukan Uni Soviet.





Saat gerakan jigad anti-Soviet runtuh, bin Laden mulai mendirikan al-Qaidah, yang berarti “basis”, di sekitar kota perbatasan Peshawar, Pakistan. Pada 1992, Pakistan memaksa ia dan pasukannya pergi meninggalkan negara itu.





Bin Laden lalu berangkat ke Khartoum, Sudan, disambut oleh rezim baru Islam di negara itu. Namun setelah empat tahun bermarkas di Sudan, pada 1996, Sudan mengusir bin Laden karena tekanan Amerika Serikat.








Ketika itu, Taliban, yang memiliki ideologi sama sepertinya, sedang berkuasa atas Afghanistan, dan bin Laden memutuskan untuk berangkat ke sana.





Papa Mei 1996, bin Laden menetap di Jalalabad, kota di sebelah timur Afghanistan. Ia memiliki ‘benteng’ di pegunungan Tora Bora, dengan jalan menuju ke sana hanya berupa jalan tanah.





Untuk mencapai kediaman bin Laden, Atwan bercerita ia berkendara melewati pegunungan selama tujuh jam dengan mobil pickup Toyota berwana merah. Atwan berpakaian tradisional Afghanistan untuk bisa melewati pos-pos pemeriksaan dengan lancar.





Atwan menemui bin Laden di dalam guanya yang terdiri dari rak-rak buku. Berukuran 3x6 meter, Atwan mengira-ngira. Bin Laden memang dikenal suka menggunakan rak buku sebagai latar belakang saat ia diwawancara.





Gua itu tak hanya menjadi tempat persembunyian bin Laden, namun juga menjadi tempat ia menyepi.





Setelah berbicara selama beberapa jam dan makan malam dengan keju dan roti yang berpasir, Atwan beristirahat di kasur yang dibawahnya terdapat kotak-kotak granat.





“Ia menginginkan ekspos media. Ia ingin mengatakan ’Karena saya sekarang menjadi figur internasional, saya bukan hanya seorang warga (Arab) Saudi. Saya tersinggung karena Amerika mengokupasi Arab Saudi dan menodai Tanah Suci’,” ujar Atwan.





Seperti terlihat dalam foto-foto, bin Laden selalu membawa senapan Kalashnikov buatan Rusia. Teman-teman bin Laden kerap memanggilnya dengan sebutan “Abu Abdullah”, berarti bapak dari Abdullah, putra tertuanya. Dua putranya yang lebih muda, Saad dan Ali, saat itu berada di usia remaja mereka, beberapa kali terlihat di lokasi peresembunyian itu.





“Ia menyukai alam di tempat itu. Ia menyukai pegunungan. Mereka mencoba membangun komunitas sendiri, menanam makanan sendiri. Tempat itu seperti oasis di Afghanistan,” ujar Atwan.










Saat malam tiba, sinar yang menerangi kediaman bin Laden tak berasal dari listrik, namun dari sinar bulan dan lentera berbahan bakar gas.





Tiga istri bin Laden dan 12 anaknya yang lain tidak tinggal di tempat itu.





Pada 2001, setelah AS memburunya karena peristiwa 9/11, bin Laden meninggalkan Tora Bora, lalu akhirnya ditemukan di Abottabad, sejam dari ibu kota Islamabad, Pakistan, saat pasukan Navy SEAL AS membunuhnya.





Bahkan dari pertemuan mereka di Tora Bora, Atwan mengatakan ia memiliki firasat bahwa bin Laden tak akan bertahan lama. “Saya pikir, laki-laki ini tak kan bertahan,” kata Atwan pada CNN, Selasa (10/3). “Ia tidak dijaga ketat. Ia terlihat dan bergerak dengan bebas.”





Pada 1996, Atwan mengatakan sama sekali tak terbayangkan olehnya apa yang direncanakan oleh bin Laden. “Ia terlihat optimis, namun tak pernah terlintas oleh saya bahwa pria ini akan menjadi pria paling berbahaya di dunia.”



CNN International

Jumat, 06 Maret 2015

Wanita Kristen Asal AS ini Putuskan Berhijab selama 40 Hari






JESSEY Eagan adalah seorang Kristen di Amerika. Namun, ia sangat bersimpati terhadap para muslimah di negaranya. 





Bagaimana tidak, ia menyaksikan sendiri bagaimana sulitnya menjadi seorang perempuan Muslim di tempatnya berada. Untuk menunjukkan simpatinya, selama 40 hari, ia mengenakan jilbab.





Dia menetapkan untuk memakainya selama 40 hari dan menempatkannya menjadi bagian yang berbeda dari rutinitas biasanya.







"Saya ingin mengingatkan diri sendiri bagaimana rasanya menjadi orang luar ‘lain’. Jadi, saya berlatih memakai jilbab yang saya pinjam dari teman-teman Muslim dan tetangga saya," ujar direktur anak-anak untuk Gereja Dei Imago di Peoria tersebut dikutip Onislam.net, Jumat (6/3).







Menurut Eagen, menggunakan hijab untuk saat ini sangat penting. Hal itu karena dia teringat adanya peningkatan permusuhan yang semakin besar dari orang berkulit putih, yaitu warga Muslim AS. DIa juga mengaku merasa gugup dengan idenya tersebut.






Jessey Eagan bersama anaknya




Perempuan berambut pirang tersebut mengatakan, gagasannya itu pertama disarankan oleh seorang temannya yang beragama Islam.





Jessey sendiri menulis di blog-nya, yang berjudul #40daysofhijab, bahwa dia terinspirasi untuk melakukan tantangan ini setelah tinggal di Amman, Yordania.





"Untuk mengatakan bahwa saya tidak cukup cocok di lingkungan baru yang selama ini saya remehkan. Saya adalah orang asing," tambah Eagan. Eagen sendiri pindah ke Yordania sejak tujuh tahun yang lalu dengan suaminya selama 18 bulan.








Menurut Eagen, menjadi perempuan pirang bermata biru di Yordania seperti berdiri dan berteriak-teriak di perpustakaan. Karena itu, ia berharap pengalaman itu akan mengajarkan Kristen bagaimana melihat perbedaan. Selain itu, masyarkat juga harus bisa belajar toleransi dan ikut merasakan penderitaan yang lain.





"Yesus berkata untuk mencintai tetangga kita, orang asing, dan musuh. Saya pikir ini adalah sesuatu yang tidak dianggap serius oleh banyak orang Kristen," katanya.





“Kami sangat dipengaruhi oleh media, bahwa kami membiarkan rasa takut berkembang dalam diri kami, dan lupa untuk mencintai. Ketakutan adalah lawan dari cinta,” pungkas Jessey.



ONISLAM | ROL | ISLAMPOS